Fokus PA. Lubuk Basung

Kalender Kegiatan

Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31

Berita PA.Lubuk Basung

Peringatan Hari Sumpah Pemuda

Peringatan Hari Sumpah Pemuda

Ketua Pengadilan Agama Lubuk Basung Drs. ASLAM beserta jajaran memeriahkan Peringatan Hari Sumpah Pemuda dengan melaksanakan Upacara Bendera, berdasarkan surat edaran Menteri Pemuda dan Olah Raga Nomor 10.13.1/MENPORA/X/2017...

PALB kedatangan Assessment Akreditasi

PALB kedatangan Assessment Akreditasi

Selasa 10/10/17, Pengadilan Agama Lubuk Basung kedatangan TIM Assessment Persiapan Akreditasi Penjamin Mutu dari Pengadilan Tinggi Agama Padang, TIM yang diketuai oleh Drs. H. Busra, SH., MH Wakil Ketua...

Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Pengadilan Agama Lubuk Basung, minggu kemaren 01/10/17 mengadakan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila, dalam  rangka menindak lanjuti dari Surat Edaran Sekretaris Mahkamah Agung RI Nomor 882/SEK/HM.01.2/09/2017 tanggal 27...

Hasil Sosialisasi Hakim Assessor Internal

Hasil Sosialisasi Hakim Assessor Internal

Pengadilan Agama Lubuk Basung yang dipimpin oleh Ketua Drs. ASLAM mengadakan Penyampaian hasil Sosialisasi Bimbingan Assessor Internal dalam Program Akreditasi Penjamin Mutu (SAPM) yang dilaksanakan di PTA pada...

PA Lubuk Basung Komitmen dalam Akreditasi

PA Lubuk Basung Komitmen dalam Akreditasi

  Tujuan Akreditasi Memberikan gambaran tingkat kinerja Peradilan yang dijadikan sebagai alat pembinaan, pengembangan dan peningkatan Peradilan baik dari segi mutu, efektivitas, efisiensi, produktivitas dan inovasinya. Memberikan jaminan...

Kemeriahan HUT RI di PA. Lubuk Basung

Kemeriahan HUT RI di PA. Lubuk Basung

Peringatan HUT RI yang ke- 72, kali ini diadakan sangat meriah di Pengadilan Agama Lubuk Basung, tidak hanya dengan pengibaran bendera, penyerahan satya lencana kepada 14 Orang Pegawai,...

Jangan Takut Menghadapi Hidup

Sejarah telah membuktikan, naiknya orang-orang yang sukses di panggung dunia hanya karena kekuatan dirinya memegang keyakinan yang melahirkan dinamika, konsistensi, dan tidak pernah takut menghadapi resiko.

Lihatlah contoh dan tauladan terbaik ummat, Rasulullah Muhammad saw, ketika mendapat cercaan, hinaan dan kemudian di bujuk dengan segala kenikmatan dunia agar ia meninggalkan keyakinananya. Dengan berani dan penuh keyakinan Rasulullah bersabda: “

“ Betapapun engkau letakkan matahari di tangan kananku dan rembulan ditangan kiriku, tidaklah aku akan mundur dari dakwah ini, sampai nyawa memisahkan diriku.”.

Atau lihat Bilal Bin Rabbah sahabat Rasulullah, ketika tubuhnya terpanggang panas matahari, kulitnya terkelupas karena pecutan cambuk keangkaramurkaan. Dan ia di paksa untuk kembali kepada kekafiran. Tetapi apa yang terjadi, dengan penuh keyakinan Bilal berkata; ahad ahad ahad dan seterusnya. Itulah sekelumit contoh dari penggalan sejarah.

Berbeda dengan orang yang selalu pesimis menjalani hidup, ia hanya melihat kelemahan dirinya dan tidak mau belajar dari keadaan orang lain. Sehingga ia kehilangan keberanian untuk melangkah, maka separuh hidupnya mengalami kegagalan.

Kegagalan adalah momok dalam kehidupan kita. Dan ini sering kita alami, sehingga merasa hidup kita kurang beruntung.

Apapun bentuk kegagalan, besar atau kecil, jika ia telah melanda kita maka yang kita perbuat adalah keluhan-keluhan belaka. Seorang yang sudah di hinggapi perasaan takut akan kegagalan, maka ia sangat enggan untuk melakukan pekerjaan. dan inilah yang melahirkan sikap skeptis ( keraguan ) terhadap hidup, hingga merasakan seakan hidup tidak berarti.

Orang yang mempunyai keberanian menghadapi resiko kebanyakan hidupnya tenang dan tidak di hantui rasa was-was, khawatir dan cemas. Mereka menyadari bahwa hidup memang selalu dihadapkan pada masalah yang di belakangnya penuh dengan resiko.

Takut menghadapi kegagalan, berarti tidak berani mengambil resiko dari tindakannya. Orang yang selalu takut dengan resiko kegagalan, maka ia juga takut untuk bertindak. Dan orang yang takut bertindak serta berbuat, maka selamanya ia tak akan menjumpai kesuksesan, sebab memang selamanya tak pernah melakukan sesuatu.

Maka lebih baik berbuat dan gagal ketimbang tidak berbuat sama sekali karena takut menanggung resiko kegagalan. Kegagalan memang merupakan konsekwensi dari tindakan yang kurang mengena pada sasaran.

Sumber : http://nurisfm.blogspot.com/2009/05/jangan-takut-menghadapi-hidup.html

Xpert Tabs